Apa itu Dividen?

Apa itu Dividen?

Selain capital gain, bentuk return yang lain adalah dividen. Secara sederhana, dividen adalah bagian dari keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Sebagai investor yang membeli suatu saham, kita tentunya mengharapkan perusahaan tersebut mengalami keuntungan (laba) yang besar. Jika perusahaan membukukan laba yang besar, perusahaan dapat membagikan laba tersebut kepada pemegang sahamnya dalam bentuk dividen.

Bagaimana dividen dihitung? Jumlah dividen yang dibagikan oleh perusahaan kepada pemegang saham merupakan selisih antara laba perusahaan dikurangi laba ditahan. Laba ditahan adalah laba yang ditahan perusahaan untuk membiayai ekspansinya di masa mendatang. Lalu, jika laba ditahan ini akan menghasilkan laba di masa depan, mana yang lebih baik dividen kecil.

Dividen = Laba Bersih – Laba ditahan

Dividen per saham = Dividen / Jumlah saham beredar

Bagi pemegang saham, mana yang lebih baik jumlah dividen yang besar atau kecil? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu membagi investor menjadi 2 tipe. Investor jangka pendek tentu mengharapkan dividen yang besar. Sedangkan investor yang berorientasi jangka panjang tidak keberatan dengan dividen yang lebih kecil selama perusahaan dapat berekspansi.

Bentuk dividen dibagi 2 yaitu dividen tunai dan dividen saham. Dividen tunai diberikan dalam bentuk uang tunai. Sedangkan dividen saham artinya pemegang saham dibagikan saham secara cuma-cuma alias gratis. Di Indonesia, dividen dalam bentuk tunai lebih banyak dilakukan.

Lalu mengapa perusahaan membagikan dividen saham? Dividen saham umumnya diberikan jika posisi kas tidak memungkinkan untuk membagi dividen tunai. Selain itu, dividen saham juga dapat meningkatkan jumlah saham beredar.

Mengapa Perusahaan Membayar Dividen?

Perusahaan membayar dividen karena berbagai alasan. Alasan-alasan ini dapat memiliki implikasi dan interpretasi yang berbeda untuk investor.

Dividen dapat diharapkan oleh pemegang saham sebagai hadiah atas kepercayaan mereka pada perusahaan. Manajemen perusahaan dapat bertujuan untuk menghormati sentimen ini dengan memberikan rekam jejak pembayaran dividen yang kuat. Pembayaran dividen mencerminkan perusahaan secara positif dan membantu menjaga kepercayaan investor. Dividen juga disukai oleh pemegang saham karena mereka diperlakukan sebagai pendapatan bebas pajak bagi pemegang saham di banyak yurisdiksi. Sebaliknya, capital gain yang diwujudkan melalui penjualan saham yang harganya meningkat dianggap sebagai penghasilan kena pajak. Pedagang yang mencari keuntungan jangka pendek juga mungkin lebih suka mendapatkan pembayaran dividen yang menawarkan keuntungan bebas pajak instan.

Bagi Para Pembaca yang tertarik dan ingin menjadi Ahli di Bidang Pasarmodal bisa meneruskan pendidikan Sarjana S1nya di Universitas MH Thamrin AKA. Kampus ini dengan jurusan Analisefek Pasarmodal telah menghasilkan lebih dari 10 angkatan lulusan yang memiliki Sertifikasi WPPE dan WMI. Lulusan UMHTAKA terserap di perusahaan pasarmodal berkat kerjasama dengan perusahaan tersebut.

Untuk Informasi lebih lanjut bisa menghubungi kami di WHATSAPP 081808555445 dan juga Instagram @kampuscepatkerja

Leave a Reply

Your email address will not be published.